Translate

Minggu, 16 Februari 2014

PENGANTAR APRESIASI SENI BUDAYA ISLAM

Artikel Pengantar Apresiasi Seni Budaya Islam
Mata Kuliah Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam di UIN Ar-Raniry
disusun oleh Zulfitra AJ
PENGANTAR APRESIASI
SENI BUDAYA ISLAM
A.      APRESIASI

1.    Pengertian Apresiasi
Apresiasi adalah kegiatan menserap dan menangkap dengan berbagai panca indera, menanggapi, menghayati sampai kepada menilai karya seni.  Secara umum, apresiasi karya seni berarti, mengerti sepenuhnya seluk beluk suatu hasil karya seni serta menjadi sensitive terhadap nilai estetika.

2.    Langkah-langkah Apresiasi
Dalam menganalisis dan menanggapi suatu karya seni ada dua cara yaitu :
-       Penilaian Subjektif yaitu menilai bagus tidaknya karya seni berdasarkan pertimbangan sendiri;
-       Penilaian Objektif yaitu menilai bagus tidaknya karya seni atas dasar ukuran kenyataan dan objek itu sendiri.
Setiap karya seni memiliki cirri khas dan keunikan tersendiri yang di sebut dengan karakteristik, karakteristik tersebut terlihat dari :
-       Segi bentuk dan wujudnya;
-       Teknik yang digunakan;
-       Fungsi serta maknanya.

3.    Fungsi Apresiasi
Fungsi apresiasi seni yaitu memberikan penghargaan, penikmatan , penilaian terhadap karya seni atau  kesadaran terhadap hasil karya seni. Penilaian fungsinya untuk mencari nilai-nilai seni, memahami isi dan pesan srta mengadakan perbandingan-perbandingan sehingga mendapatkan kesimpulan.

4.    Maksud Apresiasi
Maksud dari apresiasi karya seni adalah penikmatan terhadap karya seni, dengan adanya pengertian yang baik.

5.    Tujuan Apresiasi
Apresiasi mempunyai tujuan untuk mendapatkan pengalaman  estetis yang didasari baik dari pengalaman proses si pencipta karya seni (seniman) maupun pengamat, hingga sanggup menerima dan mencerna suatu karya seni lebih terarah dan dapat mendeskrisikan, mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam suatu karya seni budaya realitas dimensi kehidupan sosial dari karya seni tersebut, baik karya seni  murni atau seni pakai maupun seni-seni pertunjukan.
6. Pendekatan Dan Metode
Apresiasi dapat dilakukan dengan berbagai metode atau Pendekatan, di antaranya sebagai berikut :

a.    Pendekatan Aplikatif
Apresiasi melalui pendekatan aplikatif ditumbuhkan dengan melakukan kegiatan-kegiatan berkarya seni secara langsung. Apresiasi akan dengan sendirinya dikarenakan pertimbangan dan penghayatan terhadap proses berkarya.

b.    Pendekatan Kesejarahan
Melalui pendekatan ini apresiasi ditumbuhkan melalui pengenalan sejarah perkembangan seni. Dan perlu penanaman rasa ingin tahu yang dimunculkan melalui berbgai pertanyaan terhadap sumber guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

7. Aspek-Aspek Apresiasi
a.    Karya
-          Jenis, berkaitan dengan klasifikasi umum atas karya
-          Fungsi, berkaitan dengan kondisi diperuntukkan untuk apakah karya tersebut
-          Media, berkaitan dengan bahan dan tehnik yang di tampilkan
-          Visual, berkenaan dengan hal yang paling penting dalam mengapresiasi karya seni yaitu unsu-unsur visual (bentuk) dan prinsip desain.

b.    Seniman dan Latar Belakang
Aspek  yang berkenaan dengan seniman dan latar belakang disebut ekstraestetis, yaitu sebuah hal yang berkenaan upaya pemahaman dan pengamatan apresiastor terhadap hal-hal yang melatar belakangi munculnya karya seni seorang pencipta (seniman)

Þ Seniman Dan Karya Seni

Ø  Pengertian Seniman
Seniman adalah oarng yang menciptakan sebuah karya seni, akin tetapi predikat seniman tari berbeda dengan penari atau pelaku seni. Seorang seniman harus mampu mengekspresikan dan mewujudkan ide-idenya atau imajinasinya ke dalam mediumnya, karena karya seni merupakan media komunikasi dengan penikmat (apresiator/pengamat)

Ø  Pengertian Karya Seni
Karya seni adalah hasil ciptaan manusia baik itu musik, tari, sastra dan sebagainya, berupa seni murni dan terapan, puisi dan prosa, seni pertunjukan.

B.       KESENIAN DALAM ISLAM

Þ Sejarah Singkat Kesenian Islam
Tahap pertama, adalah periode awal pembentukannya, yaitu ketika gagasan tentang seni islam mulai berkembang di negeri-negeri islam.
Tahap kedua, dimulai pada abad ke-IX (sembilan) periode ditandai ketika estetika islam terbentuk dan menjadi diterima secara luas dan tumbuh untuk mendominasi budaya.
Tahap ketiga, yaitu pada abad ke XVII (tujuh belas) dan seterusnya adalah periode ketika estetika islam berhenti mengatur seni yang dihasilkan di negeri-negeri muslim, seni ini berhenti untuk menaati estetika islam sejati dan dizinkan untuk meningkatkan pengaruh Eropa.

Þ Seni Sebagai Ekpresi Agama
Dalam Islam, suatu budaya berdasarkan kebiasaan yang sesuai dengan hukum-hukum agama yang dijalankan, berbeda dengan kebudayaan agama selain islam mereka hanya mempraktekkan kebiasaan-kebiasaan tampa didasari dengan hukum-hukum agama. Oleh karena itu seni (kebudayaan) dalam islam merupakan ekspresi Agama.

Þ Konsep Seni Menurut Perspektif Islam
Jika dilihat dari perspektif islam, seni merupakan bagian dari budaya islam, dan didalamnya terkandung hasil-hasil nilai dan akhlak. Percapaian itu dibuat oleh seni islam yang merupakan suatu tamadun islam, dimana bertujuan karena Allah SWT. Walaupun demikian seni-seni islam juga mempunyai batasan-batasannya karena Allah juga melarang kepada orang yang melampaui batas.

Þ Seni Islam Ekpresi Estetis Al-Qur’an
1.    Al-Qur’an sebagai penjelas Tauhid dan Transendensi
Karakteristik Ekspresi Estetis Tauhid
a.       Abstraksi
b.      Struktur Modular
c.       Kombinasi Suksesif
d.      Repetisi
e.       Dinamis
f.       Kerumitan
2.      Al-Qur’an sebagai Model Seni
3.      Al-Qur’an sebagai Ikononografi Artistik

Þ Prinsip-Prinsip Kesenian Islam
Prinsip-prinsip kesenian Islam memiliki Karakteristik sebagai berikut ;
1.      Mengangkat martabat insan dengan tidak meninggalkan nilai-nilai kemanusian dan persekitaraan dan sejagat.
2.      Mementingkan persoalan akhlak dan kebenaran yang menyentuh aspek-aspek estetika, kemanusiaan, moral dan lain-lain lagi.
3.      Menghubungkan keindahan sebagai nilai yang tergantung kepada keseluruhan kesahihan islam itu sendiri.
4.      Kesenian islam terpancar daripada wahyu Allah.
5.      Menghubungkan manusia dengan Tuhan, alam sekitar dan sesame manusia dan juga makhluk.

Hukum dalam kesenian islam dapat bervariasi dari mubah menjadi : Wajib, Sunat, Makruh, Haram, Tergantung seperti apa bentuk dan model seni tersebut.


C.      BIDANG-BIDANG KESENIAN ISLAM

1.  Seni Khat
Seni Khat ialah suatu ilmu yang pemperkenalkan bentuk-bentuk huruf tunggal, penyusunannya dan cara-cara merangkainya menjadi sebuah tulisan yang tersusun. Jenis-jenis seni Khat antara lain :
-          Khat Khufi
-          Khat Thuluth
-          Khat Nasakh
-          Khat Farisi
-          Khat Riq’ah
-          Khat Diwani
-          Khat Diwani Jali
-          Khat Raihani
Þ Kaligrafi
Kaligrafi adalah seni menulis indah dengan merangkai huruf-huruf Arab atau ayat-ayat suci Al-Qur’an sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Biasanya yang menjadi objek seni kaligrafi adalah tokoh manusia, tumbuhan dan binatang.

2.  Seni Sastra
Peninggalan karya sastra bercorak Islam di Nusantara dapat dibagi ke dalam empat kelompok yaitu:
-          Hikayat
-          Babad
-          Syair
-          Suluk
3.  Seni Binaan
Seni Binaan merupakan suatu bidang seni untuk membangun bangunan. Seni binaan menapai tahap yang mengagumkan.

4.  Lukisan dan Arca (Ukiran)
Seni lukisan atau arca juga dikenali sebagai seni halus.

5.  Seni Musik
Jenis-jenis seni musik ;
-          Nazam atau Naban
-          Marhaban, Nasyid dan Qasidah
-          Dzikir
-          Hadrah
-          Beduan
-          Dzikir Barat
-          Ghazal

6.  Seni Pertunjukan
-          Permainan Debus
-          Tari Seudati
-          Tari Saman
-          Tari Sema (sufi)


D.      ESTETIKA MENURUT TOKOH ISLAM

1.  Estetika Menurut Al-Farabi
Kesenangan dan keindahan sangat erat terkai, dan bahwa oleh karena kesenangan Allah, seperti kecentikan-Nya, berada diluar pemahaman kita.

2.  Estetika Menurut Ibnu Sina
Dalam jiwa hewani, cinta keindahan adalah murni alami, baik yang timbul dari naluri atau dari kesenangan sederhana persepsi yang masuk akal. Dalam jiwa rasional,  bagaimanapun, cinta keindahan lebih efektif, akhirnya beristirahat di atas pengakuan kedekatan dari objek yang dicintai kepada Allah, Sang Kekasih Pertama.

3. Estetika Menurut Raji Al-Faruqi
Merupakan seorang intelektual muslim yang berasal dari Palestina. Dia merupakan seorang pegawai pemerintah Palestina, yang ketika itu dibawah mandat Inggris, selama empat tahun. Kemudian menjadi Gubernur Galilea, dan akhirnya pindah ke Amerika.
E.       APRESIASI BUDAYA ISLAM

1.  Definisi Budaya
Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi system idea tau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Wujud kebuyaan ada 3 yaitu : Gagasan, Aktifitas, dan Artefak (karya).

2.  Bentuk Kebudayaan Islam
-          Politik dan Pemerintahan
-          Sosial dan Ekonomi
-          Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
-          Seni

3.  Peningkatan Sejarah bercorak Islam Di Nusantara
-          Mesjid
-          Keraton
-          Batu Nisan
-          Kaligrafi
-          Seni Sastra

-          Seni Pertunjukkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar